Pengecatan pada motor atau mobil.
Pada proses pengecatan hal yang paling utama adalah
kebersihan dan tahap demi tahap harus dilalukan supaya hasil cat yang kita
inginkan awet dan sesuai dengan keinginan kita.
Tahapan tahapan dalam pengecatan pada body motor ataupun
rangka adalah :
1.
Pembersihan media yang ingin dicat. Misalnya rangka
motor yang banyak kotoran minyak/oli,
bisa dibersihkan dengan bensin terlebih dahulu.
2.
Setelah proses pembersihan kemudian proses
membenahi bagian – bagian yang keropos atau berlubang dengan las karbit,listrik,
atau argon/alumunium. Misalnya pada dek
motor, bisa di jahit pakai kawat terlebih dahulu kemudian di lem pakai lem besi
serta di klem pakai plat kawat yang sudah dipanaskan kemudian di tempelkan ke
body bagian dalam.
3.
Tahap selanjutnya adalah pengamplasan awal. Pakailah
amplas ukuran kecil yaitu ukuran 100/200. Kegunaan pengamplasan tahap awal ni
adalah untuk membuka pori pori media supaya expoxy/dempul cair bisa merekat
kuat.
4.
Setelah tahap pengamplasan dirasa cukup masuklah
tahap penyemprotan ekspoxy/dempul cair
yang berwarna keabu abuan. Ekspoxy ini sangat penting, karena fungsinya
untuk pondasi awal, ekpoxy juga berguna membunuh karat.
5.
Dengan penyemrotan ekpoxy, bagian – bagian yang
belum rata akan terlihat. Bagian bagian
yang belum rata kemudian di dempul.
6.
Setelah dempul kering, masuklah tahap
pengamplasan bagian yang di dempul tersebut pakai amplas kasar ukuran 100/200. Cara
pengamplasannya adalah letakkan amplas pada media datar dan empuk seperti sandal
kemudian amplas hingga rata dengan bagian sampingnya dan raba pakai tangan,
jika belum rata tambah lagi dempul dan amplas lagi.
7.
Setelah pendempulan selesai masuklah tahap
penyemprotan ekspoxy ke 2. Semprot bagian dempul dengan ekpoxy lagi supaya seluruh bagian tertutupi dengan
ekspoxy.
8.
Tahap selanjutnya adalah pengamplasan media yang
sudah ekpoxy dengan amplas yang sedikit halus ukuran 400-800. Kegunaan tahap
ini adalah untuk meratakan bagian bagian yang belum rata misalanya ada seperti
kulit jeruknya. Amplas hingga halus..
karena tahap ini adalah tahap penentu hasil
penegecatan nanti di samping tahap- tahap lainnya. Perlu diingat
pengamplasan pada tahap ini dibantu dengan media air, karena air bisa
menahan tekanan tangan saat mengamplas,
air juga berfungsi membersihkan/melunakkan dempul/ekpoxy sehingga hasilnya nanti
tidak baret baret.
9.
Tahap selanjutnya adalah naik warna dasar. Warna
dasar ini berfungsi untuk mencerahkan warna utama, (misalnya kita ingin
mewarnai motor dengan warna cerah seperti warna stabilo ataupun warna cerah
lainnya. Supaya warna utama tidak pucat/ mati sebaiknya di dasari dahulu dengan
warna putih. ) untuk pengecatan dengan warna utama gelap hitam, hijau atau warna gelap lainnya pewarnaan dasar tidak
usah dilakukan.
10.
Setelah warna dasar kering cek lagi bagian yang belum rata warnanya,
semprot lagi jika belum rata. Jika dirasa cukup rata warna dasarnya, masuklah
tahap penyemprotan warna utama.
11.
Cek lagi bagian yang warnanya belum rata,
semprot lagi jika warnanya belum rata.
12.
Setelah warna utama dirasa sudah rata. Cek lagi
bagian bagian yang masih kasar atau masih seperti kulit jeruk. Kalau ada yang belum rata bisa diamplas dengan amplas ukuran 1000/1200. Pengamplasannya
wajib pakai air.
13.
Setelah kering
dan warna utama sudah bagus dan rata. Bagian yang terkena amplas tersebut akan
berwana kusam, tapi tidak mempengaruhi hasilnya nanti.
14.
Masuklah tahap finishing pakai clear/pernis. Tahap
ini penting sekali. Karena penentu
berkilaunya cat. Penyemprotan clear biasanya dilakukan 2 kali atau
lebih. Penyemprotan pertama takaran antara clear dengan tiner dibuat encer dan
penyemprotananya tipis tipis, penyemprotan clear tahap pertama ini berfungsi
supaya pori – pori cat bisa terbuka dan agar clear bisa merekat kuat pada cat. Kemudian
penyemprotan clear tahap ke dua. Penyemprotan tahap ini takarannya dibuat
kental sesuai dengan petunjuk yang ada di kaleng clear. Dalam tahap ke dua ini peneyemprotan bisa
dilakukan dengan tebal supaya hasilnya bisa berkilau atau terlihat basah.
15.
Setelah clear benar benar kering, butuh waktu
kurang lebih 1-2 hari unutk proses
pengeringan. Cek lagi keseluruhan media, jika ada bagian yang kasar/ atau ada
seperti kulit jeruk bisa dihilangkan
dengan compon. Terlebih dahulu amplas
hingga bagian yang kasar dengan amplas ukuran 1500/2000 dengan air jangan
ditekan cukup seperti proses mengelap motor saja. Setelah kering dan diraba sudah halus masuklah tahap
compon. Compon berbentuk seperti sabun colek ini berfungsi sebagai pengkilap. Cara
penggunaannya oleskan compon ke bagian
yang sudah diamplas tadi usap terus
dengan tangan lalau di lap dengan kain halus, ulangi sampai bagian yang kusam agar
menjadi sedikit mengkilap. Kemudian tahap pengkilapan. Ttahap pengkilapan bisa
menggunakan kit atau cairan lainnya yang fungsinya untuk pengkilap.. oleskan
cairan pengkilap dan gosok- gosok terus pakai kain lap hingga mengkilap, ulangi
lagi jika dirasa kurang.
16.
Sekian tahapan – tahapn dlam proses ppengecatan. Semoga
tulisan ini bermanfaa bagi pembaca. Semua yang istimewa memang perlu proses dan
jam terbang. Selamat mencoba..
Jika ada pertanyaan saya persilahkan di kolom
komentar..






Tidak ada komentar:
Posting Komentar