Minggu, 30 Juli 2017

proses pengecatan motor



Pengecatan pada motor atau mobil.
Pada proses pengecatan hal yang paling utama adalah kebersihan dan tahap demi tahap harus dilalukan supaya hasil cat yang kita inginkan awet dan sesuai dengan keinginan kita.
Tahapan tahapan dalam pengecatan pada body motor ataupun rangka adalah :
1.       Pembersihan media yang ingin dicat. Misalnya rangka motor yang banyak kotoran  minyak/oli, bisa dibersihkan dengan bensin terlebih dahulu.
2.       Setelah proses pembersihan kemudian proses membenahi bagian – bagian yang keropos atau berlubang dengan las karbit,listrik, atau argon/alumunium.  Misalnya pada dek motor, bisa di jahit pakai kawat terlebih dahulu kemudian di lem pakai lem besi serta di klem pakai plat kawat yang sudah dipanaskan kemudian di tempelkan ke body bagian dalam.
3.       Tahap selanjutnya adalah pengamplasan awal. Pakailah amplas ukuran kecil yaitu ukuran 100/200. Kegunaan pengamplasan tahap awal ni adalah untuk membuka pori pori media supaya expoxy/dempul cair bisa merekat kuat.
4.       Setelah tahap pengamplasan dirasa cukup masuklah tahap penyemprotan ekspoxy/dempul cair  yang berwarna keabu abuan. Ekspoxy ini sangat penting, karena fungsinya untuk pondasi awal, ekpoxy juga berguna membunuh karat.
5.       Dengan penyemrotan ekpoxy, bagian – bagian yang belum rata akan terlihat.  Bagian bagian yang belum rata kemudian di dempul.
6.       Setelah dempul kering, masuklah tahap pengamplasan bagian yang di dempul tersebut pakai amplas kasar ukuran 100/200. Cara pengamplasannya adalah letakkan amplas pada media datar dan empuk seperti sandal kemudian amplas hingga rata dengan bagian sampingnya dan raba pakai tangan, jika belum rata tambah lagi dempul dan amplas lagi.
7.       Setelah pendempulan selesai masuklah tahap penyemprotan ekspoxy ke 2. Semprot bagian dempul dengan ekpoxy lagi  supaya seluruh bagian tertutupi dengan ekspoxy.
8.       Tahap selanjutnya adalah pengamplasan media yang sudah ekpoxy dengan amplas yang sedikit halus ukuran 400-800. Kegunaan tahap ini adalah untuk meratakan bagian bagian yang belum rata misalanya ada seperti kulit jeruknya. Amplas  hingga halus.. karena tahap ini adalah tahap penentu hasil  penegecatan nanti di samping tahap- tahap lainnya. Perlu diingat pengamplasan pada tahap ini dibantu dengan media air, karena air bisa menahan  tekanan tangan saat mengamplas, air juga berfungsi membersihkan/melunakkan dempul/ekpoxy sehingga hasilnya nanti tidak baret baret.
9.       Tahap selanjutnya adalah naik warna dasar. Warna dasar ini berfungsi untuk mencerahkan warna utama, (misalnya kita ingin mewarnai motor dengan warna cerah seperti warna stabilo ataupun warna cerah lainnya. Supaya warna utama tidak pucat/ mati sebaiknya di dasari dahulu dengan warna putih. ) untuk pengecatan dengan warna utama gelap hitam, hijau atau  warna gelap lainnya pewarnaan dasar tidak usah dilakukan.
10.   Setelah warna dasar kering  cek lagi bagian yang belum rata warnanya, semprot lagi jika belum rata. Jika dirasa cukup rata warna dasarnya, masuklah tahap penyemprotan warna utama.
11.   Cek lagi bagian yang warnanya belum rata, semprot lagi jika warnanya belum rata.
12.   Setelah warna utama dirasa sudah rata. Cek lagi bagian bagian yang masih kasar atau masih seperti kulit jeruk.  Kalau ada yang belum rata  bisa diamplas dengan amplas ukuran 1000/1200. Pengamplasannya wajib pakai air.
13.    Setelah kering dan warna utama sudah bagus dan rata. Bagian yang terkena amplas tersebut akan berwana kusam, tapi tidak mempengaruhi hasilnya nanti.
14.   Masuklah tahap finishing pakai clear/pernis. Tahap ini penting sekali. Karena penentu  berkilaunya cat. Penyemprotan clear biasanya dilakukan 2 kali atau lebih. Penyemprotan pertama takaran antara clear dengan tiner dibuat encer dan penyemprotananya tipis tipis, penyemprotan clear tahap pertama ini berfungsi supaya pori – pori cat bisa terbuka dan agar clear bisa merekat kuat pada cat. Kemudian penyemprotan clear tahap ke dua. Penyemprotan tahap ini takarannya dibuat kental sesuai dengan petunjuk yang ada di kaleng clear.  Dalam tahap ke dua ini peneyemprotan bisa dilakukan dengan tebal supaya hasilnya bisa berkilau atau terlihat basah.
15.   Setelah clear benar benar kering, butuh waktu kurang lebih  1-2 hari unutk proses pengeringan. Cek lagi keseluruhan media, jika ada bagian yang kasar/ atau ada seperti kulit jeruk  bisa dihilangkan dengan compon. Terlebih dahulu  amplas hingga bagian yang kasar dengan amplas ukuran 1500/2000 dengan air jangan ditekan cukup seperti proses mengelap motor saja. Setelah  kering dan diraba sudah halus masuklah tahap compon. Compon berbentuk seperti sabun colek ini berfungsi sebagai pengkilap. Cara penggunaannya oleskan compon  ke bagian yang sudah diamplas tadi  usap terus dengan tangan lalau di lap dengan kain halus, ulangi sampai bagian yang kusam agar menjadi sedikit mengkilap. Kemudian  tahap pengkilapan. Ttahap pengkilapan bisa menggunakan kit atau cairan lainnya yang fungsinya untuk pengkilap.. oleskan cairan pengkilap dan gosok- gosok terus pakai kain lap hingga mengkilap, ulangi lagi jika dirasa kurang.
16.   Sekian  tahapan – tahapn dlam proses ppengecatan. Semoga tulisan ini bermanfaa bagi pembaca. Semua yang istimewa memang perlu proses dan jam terbang. Selamat mencoba..
Jika ada pertanyaan saya persilahkan di kolom komentar..